Entries About Linkies Stuffs BIASES FACEBOOK TWITTER ASK.FM FOLLOW DASHBOARD
The owner


Annyeonghaseyo . Imma Zahrifa Fitria Putri S. Skin ini adalah Skin ke 3 Salsa yang Rifa pakai ^^ Dont open my Page source,please ^^

Tagboard

Rules Chatbox!
1.Punya nama kan? pakai namammu! Jangan di Anonim
2.Pakai URL blog mu! Jangan E-mail!
3.Jangan bikin keributan di sini!
4.Mau Exlink?Bilang di chatbox!
5.Req TutoBies?Dini!
Gomawo Chingu ^^


Old Entries


Credits

© 2013 - Full Template by Anugerah Salsa .
Basecoby by Atin. Copycat Not Allowed Here!!!

My Status
Hai! Aku barui on kali ini,maaf ya :( Yuk ikutan segmen aku, waktunya masih lama kok! Bagi yang udah ikutan list peserta nya udah aku tulis. Yang belum ikutan scroll aja kebawah namanya " all about segmen by rifa" makasihh ^^
Contact Me
Instagram: @zahrifafitriaa2 E-mail: zahrifafitria@gmail.com Line: zahrifafitriaa2 BBM? Tell me on Message Facebook or DM Twitter^^
Misteri Anak Kecil di Taman Komplek

     Sepi menyendiri, angin berhembus, daun-daun di pohon berjatuhan.  Sepinya hari ini, membuat aku bete dengan keadaan ini.  Biasanya jam segini aku, mama, dan papa sedang menikmati indahnya sore.  Tetapi berhubung papa dan mama sedang dinas ke luar kota,  terpaksa aku harus di rumah bersama Bi Sum.

     Aku melangkah pergi menuju Taman Komplek,  melihat bangku kayu kosong... aku pun langsung menduduki kursi itu.  Di komplek ini aku tak mempunyai teman.  yang lain tak mau menemaniku.  Tiba-Tiba seorang anak kecil berbaju putih menghampiriku.


    "Kaka ayo temani aku bermain,"ujar anak itu.

    "Adik siapa?"tanyaku
    "Namaku Luna ka.. ayo kita bermain."kata anak itu sambil menarik tanganku.  Akupun langsung mengikuti nya.  Ia mengajakku ke dua ayunan besi di tengah komplek.  Menurutku Luna asyik di ajak bicara dan bermain.  Umurnya masih 5 tahun.  Aku tak melihat langit,  tapi aku sadar.. kini sudah menjelang maghrib.
    "Luna, kaka pulang dulu ya?"kataku.
    "Yah... kok kaka pulang sih/Padahal kan aku masih mau main sama kaka."jawab anak itu.
    "Mau gimana lagi?sekarang sudah mau maghrib.  Pamali loh kalo belum pulang ke rumah."peringatku.
    "Yaudah deh kalo gitu.  Dadah kaka,besok main sama Luna lagi ya."katanya sambil berlari.Aku pun langsung pulang, saat aku membalikan badan ternyata Luna sudah tak ada.  Mungkin sudah sampai rumahnya.  Pikirku.
 --------------------------------------------------------------------------------------------------------
        Esoknya aku pergi ke taman lagi untuk bermain denngan Luna.  Ternyata Luna sudah ada disana.  Ia sedang melihat kolam ikan.
        "Luna..."panggilku.
        "Kaka....."jawabnya kegirangan."Ayo kita lihat kolam ikan, seru lo.  Aku lagi kasih makan ikan."pekik Luna sambil memberi makan ikan.  Tiba-tiba seorang anak laki-laki berumur 8 tahunan menertawa kanku.
       "Hahaha, dasar orang gila!  Masak kamu ngomong sendiri.  Hahaha."Tawa anak itu makin meledak.
       "Apa?!? Aku bukan orang gila tahu.  Aku bermain bersama Luna!"kataku marah  Tiba-tiba raut wajah anak itu melongo dan ia kaget.
       "Lu..lu..Luna?"kata anak itu.
       "Iya Luna.  Siapa lagi."kataku tegas.
      "Luna kan... "ujar anak laki-laki itu ketakutan."Kaburrrrr!!! Aaaa... takut!"katanya ketakutan sambil berlari.  Aku kebingungan.  Kok anak itu aneh banget sih?.  
---------------------------------------------------------------------------------------------------------         
       Saat pulang bermain dengan Luna, ada 3 ibu-ibu memanggilku.
      "Hei kamu yang pakai baju berwarna pink,kesini sebentar."panggil salah seorang ibu dengan lembut.  Aku pun menghampirinya.  "Iya bu kenapa?"kataku bertanya.
     ''Kamu suka bermain di taman?"tanya ibu-ibu itu.
     "Iya."kataku.
     "Apakah kamu tidak taku bermain disana sendirian?"tanyanya lagi.
     "Tidak, soalnya kan disana ada anak kecil yang namanya Luna."jawabku bangga.
     "Sebetulnya Luna itu..."ibu itu ragu-ragu.
     "Luna kenapa?"tanyaku.
     "Dia sudah meninggal sejak satu tahun lalu."katanya.  Aku kaget sekali."Dia meninggal karena kecerobohannya.  Saat itu ia sedang berlari-lari dengan teman-teman nya.  Tetapi ia tak melihat bahwa di depannya ada motor sedang melintas, dan ia pun tertabrak hinggal terpental ke kolam ikan di taman.  Kepalanya berdarah, saat di bawa ke rumah sakit... ia tidak bisa di selamatkan."ujar ibu itu panjang lebar.  Aku hampir pingsan.  Rasa sedih, dan takut bercampur aduk.  Jadi... artinya aku bermain dengan seoorang anak yang sudah meninggal.